Belajar Iklan Di Facebook 728x90
Powered by Blogger.

POPULER HARI INI

Halal atau Haramkah Asuransi

Hukum Halal dan Haram Produk Asuransi 

Asuransi memang masih menjadi bahan perbincangan yang hangat antara yang kontra dan pro terhadap asuransi. Pada kesempatan ini saya ingin membahasnya untuk sumber saya kutip dari pembahasan Yusuf Qardhawi.
Asuransi merupakan salah satu diantara persoalan dunia islam masa kini. Didalam al-Qur'an dan hadis tidak ada satupun ketentuan yang mengatur secara eksplisit tentang asuransi. Oleh karena itu masalah asuransi ini dalam islam termasuk masalah ijtihad, artinya untuk menentukan hukumnya asuransi ini halal atau haram masih diperlukan peranan akal pikiran para ulama ahli fikih melalui ijtihad. Hal inilah kemudian yang menjadikan perbedaan pendapat para ulama dalam menentukan hukum asuransi, sesuai dengan hasil ijtihad mereka.

Para ulama yang membahas masalah asuransi beranggapan bahwa asuransi merupakan masalah yang belum pernah dikenal sebelumnya, sehingga hukumnya yang khas tidak ditemui dalam fikih yang beredar didunia islam. Dalam penulisan skripsi ini akan dikaji bagaimana sosok Yusuf Qardhawi (yang pemikiran-pemikiranya banyak dijadikan rujukan), menanggapi asuransi. Menurut Yusuf Qardhawi transaksi asuransi dewasa ini tidak sesuai dengan syari'at islam, karena menurut beliau asuransi tidak bisa disamakan dengan perdagangan dan lembaga kerjasama(ta'awun). Selain itu praktek asuransi dewasa ini juga mengandung riba. Walaupun demikian, beliau tidak menolak ide asuransi tersebut, karena menurut beliau dalam islam terdapat jaminan bagi setiap individu. Untuk itu perlu dibentuk suatu lembaga asuransi yang sesuai dengan syari'at Islam.
Asuransi atau pertanggungan adalah suatu perjanjian dimana penanggung dengan menikmati suatu premi mengikatkan dirinya terhadap tertanggung untuk membebaskannya dari kerugian karena kehilangan, kerugian atau ketiadaan keuntungan yang akan dapat diderita olehnya karena suatu kejadian yang tidak pasti. 
Menurut Murtadho Muthahhari dalam bukunya yang berjudul " Pandangan Islam Tentang Asuransi dan Riba "  Asuransi merupakan akad tersendiri dan transaksi didalamnya tidak terdapat yang melanggar apapun dari larangang-larangan dalam kaidah Fiqih. Jika transaksi dilakukan oleh orang berakal, sehingga mereka mengeluarkan uang untuk jaminan itu. Dan jaminan itu sesuatu yang tertentu, maka transaksi itu sah.
Maka dari itu seperti yang diungkapkan oleh Masyfuq Zuhdi dalam bukunya " Masail Fiqhiyah " , perlu ditegaskan pula bahwa asuransi pada umumnya menurut pandangan islam adalah termasuk masalah ijtihadiyah, artinya masalah yang perlu dikaji hukum agamanya berhubung tidak adanya penjelasan dalam Al-Qur'an dan As-Sunah.
Itu hanya pengantar tentang hukum asuransi di mata agama islam, agar bisa membedakan asuransi mana yang bagus dan halal sesuai ajaran islam agar tidak terjerumus ke dalam Riba. Ok saya ambil contoh produk asuransi Pendidikan.
Asuransi pendidikan adalah perjanjian antara perusahaan asuransi atau bank dengan nasabah sebagai orang tua. Orang tua berkewajiban untuk membayarkan sejumlah premi asuransi secara berkala dan dalam jumlah yang telah disepakati. Sebagai imbalannya, perusahaan asuransi akan mencairkan dana sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati, terutama pada saat anak nasabah mendaftarkan diri di suatu jenjang pendidikan yang telah disepakati pula.  
Contoh Produk Asuransi Pendidikan dalam Asuransi Takaful :

Program asuransi untuk perorangan bermaksud menyediakan dana pendidikan, untuk ×Cita buah hati yang didambakan.

MANFAAT ASURANSI DANA PENDIDIKAN
Jika Peserta panjang umur sampai akhir perjanjian ×Anak sebagai penerimah hibah mendapatkan :
  • Tahapan  saat masuk (TK, SD, SMP, SMA, PT)** dan ×Beasiswa selama 4 th di Perguruan Tinggi.
  • Jika Tahapan yang jatuh tempo tidak diambil, akan diinvestasikan dan akan menambah Beasiswa pada saat di  Perguruan Tinggi

Jika Peserta mengundurkan diri sebelum masa perjanjian berakhir ×Peserta mendapatkan:
Nilai Tunai
Seluruh dana di ×Rekening Tabungan Peserta yang berasal dari saldo tabungan dan bagian keuntungan atas hasil investasinya (Mudharabah)

Jika Anak sebagai ×Penerima Hibah meninggal sebelum seluruh tahapan diterima Peserta/ Ahli Waris mendapatkan:
Nilai Tunai
Santunan sebesar 10% Manfaat Takaful Awal (Premi Tahunan x Masa Perjanjian)

Jika Peserta mengalami musibah dalam masa perjanjian Polis Bebas Premi, Ahli Waris mendapatkan:
  • Santunan sebesar 50% Manfaat Takaful Awal ( jika meninggal karena sakit atau cacat tetap total karena kecelakaan) atau 100% 
  • Manfaat Takaful Awal (jika meninggal karena kecelakaan
  • Nilai Tunai
Anak sebagai Penerima, Hibah mendapatkan:
  • Tahapan* saat masuk  (TK, SD, SMP, SMA, PT)**
  •  Beasiswa setiap tahun sejak ×Peserta mengalami musibah s/d 4 th di Perguruan  Tinggi
Jika setelah masa perjanjian berakhir dan masih dalam pemberian beasiswa di Perguruan Tinggi Peserta  mengalami musibah :
  • Meninggal karena sakit atau cacat  tetap total karena kecelakaan, ×Ahli Warisnya akan menerima Nilai Tunai
  • Meninggal karena kecelakaan, ×Ahli Warisnya akan menerima ×Nilai Tunai dan  santunan sebesar 50% Manfaat Takaful Awal
  • Penerima Hibah akan tetap menerima Beasiswa sampai yang bersangkutan  4 tahun di Perguruan Tinggi
Untuk informasi lebih lengkap dan ilustrasi tentang produk Asuransi pendidikan yang sesuai dengan Syari'ah anda bisa menghubungi kami :
Agent Asuransi Takaful Keluarga 
Ade Sunandar 
Hp. 081313733229  atau Pin BB 7463387C 
email : agenblesstea@gmail.com

Pentingnya Asuransi Untuk Masa Depan

Kenapa kita perlu Asuransi ? apakah kita akan meninggalkan perekonomian yang lemah ? Apakah Bisnis kita akan selamanya lancar ? Mungkin ini beberapa pertanyaan yang ada dibenak kita, Karena yang namanya kematian kita tidak tahu kapan datangnya. Oleh karena itu saya ingin menjelaskan beberapa manfaat Asuransi jiwa, diantaranya sebagai berikut : 
  • Memastikan bahwa keluarga Anda memiliki dana yang cukup seandainya Anda meninggal dunia secara tiba-tiba. Atau, keluarga Anda mendapatkan proteksi manakala Anda mengalami cacat tetap secara total akibat penyakit yang Anda derita sehingga Anda tidak dapat bekerja seperti sedia kala. Tentu saja, kita tidak pernah mengharapkan terjadinya musibah ini. Kalaupun itu terjadi, ketika Anda sudah memproteksi diri dengan produk asuransi jiwa, keluarga sebagai ahli waris akan mendapatkan perlindungan berharga terhadap risiko terjadinya hal-hal tak terduga dalam bentuk uang pertanggungan.
  • Memastikan bahwa keluarga Anda dapat mempertahankan standard kualitas hidup manakala Anda meninggal dunia. Tanpa proteksi dari asuransi jiwa, kejadian tersebut mengakibatkan sumber penghasilan keluarga hilang sehingga standard kehidupan keluarga Anda selanjutnya mengalami penurunan. Kondisi tak terduga dan dampak negatif tersebut bisa dieliminasi bila Anda sudah memiliki polis asuransi jiwa. Polis asuransi yang Anda miliki akan memberikan kompensasi finansial dalam bentuk uang pertanggungan dan manfaat asuransi lainnya bagi keluarga Anda sebagai ahli waris. Sudah tentu, kompensasi yang mereka dapatkan sesuai dengan program asuransi yang Anda beli.
  • Membiayai pendidikan anak-anak Anda. Saat ini, kebutuhan pendidikan dari waktu ke waktu mengalami peningkatan cukup signifikan. Ada banyak orang tua yang dipusingkan dengan besarnya biaya sekolah untuk anak-anak mereka yang mau masuk ke jenjang SD, SMP, SMU, atau Perguruan Tinggi. Ketika Anda sudah mengikutsertakan anak-anak Anda tercinta dalam polis Asuransi Pendidikan, atau polis asuransi Anda sudah mencakup perencanaan kebutuhan biaya pendidikan untuk anak-anak, beban berat yang ada di pundak Anda dalam membiayai pendidikan mereka sudah bisa teratasi. Ketika Anda membayar premi, ibaratnya Anda menyicil sedikit demi sedikit untuk kebutuhan masa depan anak-anak Anda. Pada saat mereka memasuki usia sekolah sesuai ketentuan dalam polis, uang pertanggungan akan keluar atau dapat ditarik. Dana dari uang pertanggungan ini akan sangat membantu Anda ketika anak-anak memasuki jenjang pendidikan lebih lanjut.
  • Memenuhi kebutuhan Anda di hari tua atau tersedianya tabungan hari tua. Pada saat Anda masih masuk dalam usia produktif, Anda bisa mendapatkan penghasilan yang maksimal, dan itu sesuai dengan kontribusi yang Anda lakukan. Seiring dengan berjalannya waktu, usia Anda terus bertambah, dan sampai pada satu titik Anda akan memasuki masa pensiun. Saat itulah, premi yang Anda bayarkan untuk keperluan hari tua akan bisa membantu Anda dalam mencukupi beragam kebutuhan. Anda tetap menerima dana yang cukup untuk kebutuhan Anda dari bulan ke bulan.
  • Memastikan bahwa Anda mendapatkan tambahan penghasilan manakala Anda menghadapi sakit yang serius atau kecelakaan fatal. Realitanya, tidak ada seorang pun yang membayangkan akan mengalami hal-hal yang fatal, misalnya kecelakaan atau mengidap penyakit yang berkepanjangan.

Kalau itu terjadi, dan Anda sudah memproteksi dengan asuransi jiwa, Anda bisa mendapatkan perlindungan terhadap berbagai risiko terjadinya hal tak terduga. Dalam segala keadaan yang Anda alami, polis asuransi yang Anda pegang dapat menghasilkan manfaat perlindungan sehingga Anda mendapatkan dana yang cukup selama masa perawatan. Kematian, kemalangan, tidak pernah bisa diprediksi kedatangannya. Dengan melihat penjelasan diatas penting sekali kita memiliki polis asuransi jiwa, anda tinggal memilih mau asuransi mana ? yang penting asuransi yang berbasis Syari'ah agar kita terhindar dari yang namanya RIBA. Semoga artikel ini bermanfaat dan mohon di share sekiranya ini baik untuk kepentingan umum,,terima kasih !

Asuransi Menurut Agama Islam

Bagaimana pandangan Islam terhadap Dunia Asuransi ? Apa Saja Hukum-hukum Asuransi?  Ok...pada kesempatan ini saya akan jelaskan mudah-mudahan bisa bermanfaat dan lebih pintar dalam hal memilih asuransi yang sesuai dengan syari'at Islam. karena kalau kita salah dalam memilih maka kita akan terjerumus kedalam RIBA.
Sebelumya kita ketahui terlebih dahulu macam-macam asuransi dan pengertiannya, Macam-Macam Asuransi :
  • Asuransi Bisnis ; Asuransi bisnis adalah asuransi dimana pihak pemberi asuransi terpisah dengan pihak penerima asuransi. Ia mengada-kan perjanjian dengan para penerima asuransi sebagai pengganti cicilan yang tetap. Yakni dengan cara mengadakan perjanjian dengan sebagian orang yang berhadapan dengan hal-hal berba-haya dengan janji akan memberikan kepada mereka sejumlah uang kontan sebagai kompensasi bagi setiap anggota yang tertim-pa bahaya yang sudah dimasukkan daftar yang diasuransikan. Pihak pemberi dan penerima asuransi dalam hal ini berada dalam satu pihak. Kalau ada jumlah lebih dari premi yang dibayarkan kepada pihak asuransi, maka pihak asuransi memilikinya, pihak asuransi menanggung sendiri.
  • Asuransi Kolektif Disebut juga sebagai asuransi timbal balik atau asuransi kooperatif. Yakni sejenis asuransi dimana pihak pemberi asuransi dengan penerima jasa asuransi berada dalam satu pihak sebagai pengelola asuransi. Caranya adalah dengan mengadakan perjan-jian bersama sejumlah orang yang biasa menghadapi hal-hal berbahaya dengan komitmen akan memberikan kepada mereka sejumlah uang kontan sebagai kompensasi bagi setiap anggota yang tertimpa bahaya yang sudah dimasukkan dalam daftar tang-gungan asuransi. Pihak pemberi dan penerima jasa asuransi dalam hal ini berada dalam satu pihak. Kalau jumlah premi yang dibayarkan kepada pihak asuransi lebih banyak dari jumlah yang harus disetorkan, kelebihan itu akan diberikan kepada para pene-rima jasa asuransi lainnya. Kalau kurang, mereka semua diminta untuk menutupinya. Mereka tidak berupaya memperoleh keun-tungan melalui usaha asuransi ini, bahkan untuk meringankan kerugian yang terkadang dialami mereka, kerja sama itu diputar dengan perantaraan para anggotanya.
  • Asuransi Sosial Kadang asuransi bisa bersifat sosial. Yakni yang biasa dilakukan oleh pihak pemerintah dengan tujuan memberikan asu-ransi buat masa depan rakyatnya. Yakni dengan cara memotong sebagian gaji para pegawai dan pekerja. Dan diakhir masa peng-abdian mereka, mereka diberi pensiun tetap bulanan. Kalau ia mengalami kecelakaan karena pekerjaan, ia juga diberi biaya pengobatan di samping kompensasi yang layak.
Terus bagaimana kalau ditinjau dari bahaya yang diasuransikan ? 
Asuransi di bagi menjadi beberapa macam kalau kita tinjau dari segi bahaya yang diasuransikan, adalah sebagai berikut :
  • Asuransi bahaya: yakni asuransi terhadap harta benda yang dimiliki. Yakni apabila bahaya tersebut berkaitan dengan harta yang diasuransikan bukan personnya. Seperti asuransi kebakaran, asuransi pencurian, asuransi perjalanan laut dan sejenisnya. 
  • Asuransi jiwa. Asuransi jiwa adalah asuransi yang berkaitan dengan bahaya yang mengancam seseorang yang diasuransikan, seperti asuransi kematian, asuransi kecelakaan, asuransi sakit dan sejenisnya.
  • Asuransi jaminan. Asuransi jaminan adalah  asuransi kompentatif yang dibe-rikan kepada pihak yang menerima asuransi.
Bagaimana Hukum-Hukum Asuransi ? 
Hukum asuransi bisnis
Siapapun yang mengkaji persoalan ini, hampir tidak pernah mendengar istilah asuransi bisnis dalam berbagai penjelasan para ulama terdahulu. Karena mereka belum pernah mengenal asu-ransi dalam wujud seperti sekarang ini dalam dunia Islam kecuali pada abad ke tiga belas hijriyah. Yang pertama kali membicarakan persoalan ini adalah Ibnu Abidin dalam al-Hasyiyah di situ beliau membedakan antara asuransi yang diberlakukan di negeri-negeri Islam dengan asuransi laut yang ada di negeri-negeri perang. Yang pertama adalah perjanjian ganti rugi yang rusak, karena mengharuskan jaminan yang tidak harus. Sementara yang kedua adalah perjanjian yang tidak ada hukumnya.
Setelah mempelajari secara lengkap berbagai pendapat seputar persoalan itu, Majelis Ulama Fiqih menetapkan secara ijma’ (mufakat) –selain Syaikh Mushthafa Zirqa– keharaman Asu-ransi Bisnis itu dengan segala jenisnya, baik itu berupa asuransi jiwa, asuransi barang dagangan dan lain-lain, berdasarkan dalil-dalil berikut:

Pertama: Perjanjian Asuransi Bisnis ini tergolong perjanjian kompensasi finansial spekulatif yang mengandung unsur ‘pen-jualan kucing dalam karung’ yang cukup kentara. Karena pihak yang akan menerima asuransi pada saat perjanjian tidak menge-tahui jumlah uang yang akan dia berikan dan akan dia terima. Karena bisa jadi setelah sekali dua kali membayar iuran, terjadi kecelakaan sehingga ia berhak mendapatkan jatah yang dijanjikan oleh pihak perusahaan asuransi.
Kedua: Perjanjian Asuransi Bisnis ini tergolong salah satu bentuk perjudian, karena ada untung-untungan dalam kompen-sasi finansialnya, bisa juga menyebabkan orang berhutang tanpa kesalahan dan tanpa sebab, bisa menyebabkan orang meraup keuntungan tanpa imbalan atau dengan imbalan yang tidak seim-bang. Karena pihak penerima asuransi terkadang baru membayar sekali iuran asuransi, kemudian terjadi kecelakaan, maka pihak perusahaan terpaksa menanggung hutang biaya asuransi tanpa imbalan.

Kalau ketidakjelasan itu sudah terlihat jelas, maka itu adalah perjudian, termasuk dalam keumuman yang dilarang oleh Allah dari aktivitas judi. Allah berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib de-ngan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.”(Al-Maidah: 90).
Ketiga: Perjanjian Asuransi Bisnis itu mengandung unsur riba fadhal dan riba nasi’ah sekaligus. Karena kalau perusahaan asuransi membayar kepada pihak penerima jasa asuransi, atau kepada ahli warisnya atau kepada nasabahnya lebih dari jumlah uang yang telah mereka setorkan, berarti itu riba fadhal. Pihak asuransi membayarkan uang asuransi itu setelah beberapa waktu, itu berarti riba nasi’ah. Kalau pihak perusahaan asuransi hanya membayarkan kepada pihak nasabah sebesar yang dia setorkan saja, berarti itu hanya riba nasi’ah. Namun kedua jenis riba itu sudah diharamkan berdasarkan nash dan ijma’ para ulama.

Keempat: Perjanjian Asuransi Bisnis juga mengan-dung unsur taruhan yang diharamkan. Karena masing-masing mengandung unsur perjudian dan unsur menjual kucing dalam karung. Padahal syariat tidak membolehkan taruhan kecuali apabila menguntungkan Islam, menampakkan syiarnya dengan hujjah dan senjata. Nabi telah memberikan keringanan pada taruhan ini secara terbatas pada tiga hal dalam sabda beliau: “Tidak dibolehkan perlombaan yang disertai taruhan kecuali pada tiga jenis perlombaan: Lomba lari, lomba balap kuda (dan sejenisnya) dan lomba memanah.” Asuransi tidak termasuk dalam kategori tersebut, bahkan tidak mirip sama sekali, sehingga diharamkan.

Kelima: Perjanjian Asuransi Bisnis ini termasuk mengambil harta orang tanpa imbalan. Mengambil harta tanpa imbalan dalam semua bentuk perniagaan itu diharamkan, karena termasuk yang dilarang dalam firman Allah: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama suka diantara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.” (An-Nisa’: 29).

Keenam: Perjanjian Asuransi Bisnis itu mengandung unsur pemaksaan terhadap hal yang tidak disyariatkan. Karena pihak perusahaan asuransi tidak pernah menciptakan bahaya dan tidak pernah menjadi penyebab terjadinya bahaya. Yang ada hanya se-kedar bentuk perjanjian kepada pihak penerima asuransi untuk bertanggungjawab terhadap bahaya yang kemungkinan akan terjadi sebagai imbalan dari sejumlah uang yang dibayarkan oleh pihak penerima jasa asuransi. Padahal di sini pihak perusahaan asuransi tidak melakukan satu pekerjaan apapun untuk pihak penerima jasa, maka perbuatan itu jelas haram.
Hukum Asuransi Kooperatif / asuransi Sosial 
Asuransi koperatif (tolong menolong) dan asuransi sosial, keduanya dibolehkan, karena dasarnya adalah dari sumbangan sukarela. Hal yang bersifat sumbangan sukarela dimaafkan, lain hal-hal yang bersifat kompensasi. kemudian mencuat berbagai perusahaan asuransi Islam yang didirikan ber-dasarkan pemikiran tolong-menolong berderma, sebagai ganti dari ide kompensasi yang dijadikan dasar oleh berbagai perusa-haan asuransi yang ada.
Sebagaimana yang menjadi keputusan Majelis dengan ketatapan secara mufakat dari Majelis Kibar Ulama di Saudi Arabia nomor 51 tanggal 4/4/1397 H. Tentang dibolehkannya Asuransi Kooperatif sebagai ganti dari Asuransi Bisnis yang diharamkan dan kotor seperti disebut di atas, berdasarkan dalil-dalil berikut:

Pertama: Bahwa Asuransi Koperatif termasuk perjanjian amal kebajikan yang didasari oleh untuk gotong royong dalam menghadapi bahaya dan bekerjasama memikul tanggung jawab ketika terjadi musibah. Yakni dengan cara memberikan andil/ saham dari beberapa orang dengan jumlah uang tertentu diperun-tukkan secara khusus kepada orang yang tertimba musibah. Kelompok orang yang melakukan Asuransi Kooperatif ini tidak bertujuan berbisnis mencari keuntungan dari harta mereka. Namun tujuannya adalah merasakan kebersamaan menangguh musibah dan saling tolong menolong menghadapi bahaya.

Kedua: Asuransi Koopertif ini tidak mengandung riba dengan dua jenisnya, riba fadhal dan riba nasi’ah. Perjanjian orang-orang yang memberikan saham uang itu bukanlah riba. Mereka juga tidak menggunakan premi yang terkumpul untuk melakukan perdagangan riba.

Ketiga: Tidak ada masalah bila orang-orang yang menanam saham tidak mengetahui jumlah uang yang akan diterimanya. Karena posisi mereka adalah sebagai orang yang berderma. Maka tidak ada unsur penipuan dan unsur perjudian. Lain halnya dengan Asuransi Bisnis sebagai perjanjian jual beli komersial kom-pentatif.

Keempat: Kelompok para pemberi saham itu atau orang-orang yang mewakili mereka melakukan pengembangan modal dari semua saham yang terkumpul untuk merealisasikan tujuan dari kerjasama tersebut. Pengelolaan itu bisa dilakukan dengan suka rela, bisa juga dilakukan dengan sistem pemberian upah atau imbalan tertentu.
Untuk penjelasan lebih rinci mengenai hukum dan macam-macam Asuransi silahkan anda membaca sumbernya di : Artikel ini dinukil oleh Abu Farwah dari kitab “Fiqih Ekonomi Keuangan Islam”, cet. Daarul Haq, ">
Mudah-mudahan bisa bermanfaat Asuransi sangat penting apalagi berkenaan dengan pengelolaan keuangan, untuk persiapan masa depan anak-anak kita sepeninggal kita kelak. Jangan sampai sepeninggal kita tidak ada sesuatu atau bekal ekonomi untuk mereka yang ditinggalkan.

Tabungan Plus

Berikut saya jelaskan Keuntungan anda Menabung Plus dibandingkan dengan menabung di Bank :
TABUNGAN PLUS

Pada umumnya, orang bekerja/usaha bertujuan untuk mendapatkan penghasilan/uang, dimana uang tersebut akan digunakan untuk biaya hidup. Bila ada sisa maka akan ditabung.

Berikut ini Tujuan menabung sendiri adalah;
  • Untuk Dana Pendidikan Buah Hatinya (Anak-anak), bagi yg telah berkeluarga.
  • Untuk Mada Depan/Dana Pensiun yg lebh baik.
  • Untuk Dana Darurat.
Dapat dikatakan bahwa ketiganya merupakan IMPIAN dari kebayakan orang.

Lalu, dimana biasanya orang menabung?

Contoh 1;

Bapak “X” yg merupakan karyawan di salah satu perusahaan di Jakarta. Beliau berusia 35 tahun dan telah berkeluarga serta memiliki dua orang putra.

Beliau menabung disebuah Bank.

Bulan 1 menabung sebesar Rp. 2 Juta

Bulan 2 menabung sebesar Rp. 2 Juta

Bulan 3 menabung sebesar Rp. 2 Juta

Bulan 4 , Bapak “X” terkena penyakit kritis dan membutuhkan biaya Rp.200 Jt.

Apa yg terjadi? Apakah Bank akan memberikan dana tersebut? Bapak “X” hanya mendapatkan Rp. 6 juta dari tabungannya + Bunga. Sungguh sebuah MASALAH BESAR.

Contoh 2;

Bapak “Y” yg merupakan karyawan di salah satu perusahaan di Jakarta. Beliau berusia 35 tahun dan telah berkeluarga serta memiliki dua orang putra.

Beliau menabung disebuah Bank + Asuransi.

Bulan 1 menabung sebesar Rp. 2 Juta

Bulan 2 menabung sebesar Rp. 2 Juta

Bulan 3 menabung sebesar Rp. 2 Juta

Bulan 4 , Bapak “Y” terkena penyakit kritis dan membutuhkan biaya Rp.200 Jt.

Apa yg terjadi? Apakah Bank akan memberikan dana tersebut? Karena Bapak “Y” menabung pada bank yang menyertakan asuransi maka ada kemungkinan dana sebesar Rp.200 juta tersebut akan ditanggung oleh asuransinya

Apakah masalah bapak “Y” sudah selesai? BELUM.. Tentu!

Karena penyakitnya beliau tidak dapat bekerja dengan maksimal. Lalu, bagaimana dengan biaya hidup keluarganya sehari-hari? Bagaimana dengan premi yang harus dibayarnya? Bagaimana dengan tabungannya, adakah yang akan menambahkannya, BAGAIMANA dengan Impian- impiannya, Dana Pendidikan kedua anaknya, kelangsungan hidup keluarganya?

Adakah semua itu dapat dipenuhinya?

Ini Sungguh sebuah MASALAH BESAR!

Contoh 3;

Bapak “Bijak” yg merupakan karyawan di salah satu perusahaan di Jakarta. Beliau berusia 35 tahun dan telah berkeluarga serta memiliki dua orang putra.

Beliau menabung disebuah “Tabungan Plus”. Tabungan yang terdiri dari Proteksi & Investasi.

Bulan 1 menabung sebesar Rp. 2 Juta

Bulan 2 menabung sebesar Rp. 2 Juta

Bulan 3 menabung sebesar Rp. 2 Juta

Bulan 4 , Bapak “Bijak” terkena penyakit kritis dan membutuhkan biaya Rp.200 Jt.

Apa yang terjadi?

“Tabungan Plus” akan membayarkan biaya Rp. 200 juta.

Bagaimana dengan Tabungannya?

“Tabungan Plus” akan menabungkan untuk Bapak “Bijak” sebesar Rp. 2 Juta setiap bulannya hingga Bapak “Bijak” berusia 65 tahun.

Bagaimana mungkin? Bagaimana hal ini dapat terjadi?

Itu SUNGGUH Terjadi di “Tabungan Plus”.

Site Map

PRUlink Assurace Syari'ah

Asuransi syariah adalah usaha saling melindungi dan tolong-menolong di antara sejumlah orang, melalui investasi dalam bentuk aset dan/atau Tabarru’ yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi risiko tertentu melalui akad yang sesuai dengan syariah”.
Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI)

Apakah PRUsyariah?

Asuransi yang dikaitkan dengan investasi berbasis syariah, yang terdiri dari PRUlink syariah assurance account dan PRUlink syariah investor account.
Produk ini sudah sesuai dengan Ketentuan Fatwa Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Manfaat PRUlink syariah assurance account :

• Manfaat pertanggungan meninggal (Death Benefit)
• Manfaat Cacat Total dan Tetap (Total and Permanent Disability)
• Dapat menambahkan nilai uang pertanggungan (sum covered) setiap saat
• Dapat melakukan penambahan kontribusi tabungan (top-up) setiap saat
• Dapat menentukan sendiri besarnya komposisi dari nilai proteksi dan nilai investasi
• Dapat melakukan pengalihan dana (fund switching)
• Pilihan manfaat asuransi tambahan (riders) yang beragam

Asuransi Dasar pertanggungan meninggal PRUlink syariah

Manfaat meninggal dan cacat tetap total yang diberikan jika Peserta Utama meninggal sebelum atau sama dengan usia 99 tahun, diberikan sebesar manfaat asuransi PAAsyariah dan nilai tunai.

12 Asuransi Tambahan (riders) PRUlink syariah

PRUcrisis cover syariah 34
Memberikan uang pertanggungan PRUcrisis cover syariah 34 apabila Peserta Utama menderita dan memenuhi kriteria salah satu dari 34 kondisi kritis.

PRUcrisis cover benefit syariah 34
Memberikan uang pertanggungan PRUcrisis cover benefit syariah 34 apabila Peserta Utama menderita dan memenuhi kriteria salah satu dari 34 kondisi kritis atau meninggal dunia tanpa mengurangi uang pertanggungan dasar.

PRUpersonal accident death syariah
Memberikan manfaat tambahan apabila Peserta Utama meninggal dunia akibat kecelakaan.

PRUpersonal accident death & disablement syariah
Memberikan manfaat tambahan apabila Peserta Utama mengalami cacat total dan tetap atau meninggal dunia akibat kecelakaan.

PRUmed syariah
Manfaat tambahan yang memberikan tunjangan harian rawat inap, ICU dan pembedahan kepada Peserta Utama jika menjalani rawat inap di rumah sakit.

PRUhospital & surgical syariah
Manfaat tambahan yang memberikan penggantian seluruh biaya rawat inap, ICU dan pembedahan sesuai dengan manfaat yang diambil, selama Peserta Utama menjalani perawatan di rumah sakit.

PRUwaiver syariah 33
Jika Peserta Utama menderita dan memenuhi kriteria salah satu dari 33 kondisi kritis, PT Prudential Life Assurance akan melanjutkan pembayaran kontribusi dasar sampai berakhirnya masa pertanggungan yang dipilih.

PRUpayor syariah 33
Jika Peserta Utama menderita dan memenuhi kriteria salah satu dari 33 kondisi kritis, PT Prudential Life Assurance akan melanjutkan pembayaran seluruh kontribusi sampai berakhirnya masa pertanggungan yang dipilih.

PRUspouse waiver syariah 33
Jika suami/ istri dari Peserta Utama menderita dan memenuhi kriteria salah satu dari 33 kondisi kritis atau mengalami cacat total dan tetap sebelum usia 60 tahun atau meninggal dunia, PT Prudential Life Assurance akan melanjutkan pembayaran kontribusi dasar sampai berakhirnya masa pertanggungan yang dipilih.

PRUspouse payor syariah 33
Jika suami/ istri dari Peserta Utama menderita dan memenuhi kriteria salah satu dari 33 kondisi kritis atau mengalami cacat total dan tetap sebelum usia 60 tahun atau meninggal dunia, PT Prudential Life Assurance akan melanjutkan pembayaran seluruh kontribusi sampai berakhirnya masa pertanggungan yang dipilih.

PRUparent payor syariah 33
Jika ayah dan/ atau ibu dari Peserta Utama menderita dan memenuhi kriteria salah satu dari 33 kondisi kritis atau mengalami cacat total dan tetap sebelum usia 60 tahun atau meninggal dunia, PT Prudential Life Assurance akan melanjutkan pembayaran seluruh kontribusi sampai berakhirnya masa pertanggungan yang dipilih.

PRUlink term syariah
Manfaat tambahan uang pertanggungan meninggal selain asuransi dasar, yang diberikan jika Peserta Utama meninggal dunia sebelum usia 70 tahun.

3 Macam pilihan investasi PRUlink syariah assurance account yang dapat Anda pilih beserta risikonya masing-masing:

  1. PRUlink Syariah Rupiah Equity Fund. Investasi saham, risiko lebih tinggi.
  2. PRUlink Syariah Rupiah Managed Fund. Investasi seimbang, risiko sedang.
  3. PRUlink Syariah Rupiah Fixed Income Fund. Investasi obligasi, risiko sedang.
Contoh Ilustrasi :

Ilustrasi :
Nama Peserta   : H. Toni Jayadi (Tidak Merokok)
Usia                  : 25 Tahun
Pekerjaan         : Pengelola Peternakan

Menabung per bulan Rp. 750.000,- selama 10 tahun (sampai dengan usia 34 tahun) total Menabung yg dibayar Rp.90juta

Manfaat yang diperoleh :
  • Tabungan Pensiun pada usia 45 tahun sebesar +/- Rp. 352 juta, usia 50 tahun sebesar +/- Rp. 645 juta, atau usia 55 tahun sebesar +/- Rp. 1,2 Milyar
  • Santunan Meninggal Dunia / Cacat Tetap dan Total  sebesar Rp. 250.000.000,- (berlaku sejak permohonan asuransi disetujui sd usia peserta 99 thn kurang 1 hari)
  • Apabila setelah 90 hari polis berlangsung s.d. usia peserta 65 tahun terkena salah satu dari 34 Penyakit Kritis (Jantung, Stroke, Cancer, Gagal Ginjal, dsb) diberikan Dana Rp. 125.000.000,- dan STOP bayar Menabung bulanan (Menabung bulanan dibayar PRUDENTIAL)
  • Jaminan Biaya Rumah Sakit sampai dengan usia peserta 75 tahun, yaitu :
 
No
Manfaat
Deskripsi
Dalam Rupiah
Rawat Inap
1
Rawat Inap Per Hari
Max 120 hari / tahun
350.000
2
ICU Per Hari
Max 30 hari / tahun
700.000
3
Kunjungan Dokter Umum
per hari
125.000
4
Kunjungan Dokter Spesialis
per hari
175.000
5
Tindakan Operasi
Complex
48.650.000


Major
28.950.000


Intermediate
18.200.000


Minor
9.850.000
6
Biaya Aneka Perawatan RS
Max. per ketidakmampuan
6.850.000
7
Perawatan di rumah oleh Juru Rawat setelah Rawat Inap
Max. 120 hari / tahun
175.000
8
Biaya Ambulan
Max. per ketidakmampuan
275.000
9
Biaya Perawatan sebelum Rawat Inap
30 hari sebelum masuk RS
1.050.000
10
Biaya Perawatan setelah Rawat Inap
90 hari setelah keluar RS
1.050.000

Rawat Jalan


1
Rawat Jalan Darurat Kecelakaan
Max. per tahun
3.500.000
2
Perawatan Kanker
Max. per tahun
37.800.000
3
Cuci Darah
Max. per tahun
10.500.000

Batasan Tahunan Keseluruhan

150.500.000
Untuk permintaan ilustrasi anda bisa menghubungi :
Ade Sunandar 
Hp. 081313733229 
Kami akan memberikan ilustrasi yang anda inginkan dan sesuai dengan budget yang anda punya.

Perencanaan Pendidikan Anak

Sudahkah Anda Merencanakan Pendidikan Anak Anda ?
Anak merupakan amanah dari Allah Swt. Mendidiknya merupakan bagian dari ibadah, meskipun bukan perkara yang mudah. Adalah impian setiap orang tua, ketika mampu memberikan pendidikan terbaik baik putra-putrinya. Namun kenyataannya sering berkata lain, sebagian besar orang tua tidak mampu merealisasikannya.
Mempersiapkan pendidikan anak-anak adalah kewajiban bagi setiap kita orang tua. Terkadang kita sering lupa bertanya pada diri sendiri apakah kita sudah mempersiapkan biaya, untuk membiayai pendidikan anak-anak kita kelak. Padahal dalam menyiapkan dana pendidikan anak, sebetulnya tidak hanya perlu diketahui tentang bagaimana menghitung anggaran untuk persiapan dana pendidikan mereka, tapi juga produk investasi apa yang sebaiknya dipilih. Sehingga pilihan atau cita-cita anak kita bisa terwujud untuk bisa sekolah ditempat yang mereka inginkan tanpa terkendala masalah biaya.

Dengan Asuransi Pendidikan, Anda tidak perlu khawatir akan nasib anak anda di masa yang akan datang. Tabungan anda terproteksi. Apabila terjadi sesuatu dengan diri anda, apakah itu sakit kritis, kecelakaan bahkan meninggal dunia, rencana anda menabung akan tetap di laksanakan. Karena Asuransi Pendidikan yang akan mengambil alih untuk menabungkan dana pendidikan untuk anak anda, sehingga rencana anda mengumpulkan uang untuk biaya kuliah anak anda akan tetap terlaksana sampai si anak berusia 18 Thn.
Data Penting Biaya Pendidikan di Berbagai Negara

Negara
Biaya Pendidikan Program Sarjana pertahun
Biaya Hidup pertahun
Biaya Pendidikan Program sarjana dan biaya hidup
Kenaikan Tingkat Inflasi
Asumsi Biaya Pendidikan Prog. Sarjana & biaya hidup 10 thn mendatang
Indonesia
Rp. 35.000.000
Rp. 36.000.000
Rp. 71.000.000
10%
Rp. 184.155.715
Malaysia
RM       25.000
RM       12.000
RM       37.000
5 %
RM         60.269
Singapura
Sin$       15.000
Sin$       18.000
Sin$       33.000
3 %
Sin$        44.349
Australia
Aus$     20.000
Aus$     14.400
Aus$     34.400
3 %
Aus$       46.231
UK
£           11.000
£           13.500
£           24.500
3 %
 £            32.926
USA
US$      19.000
US$      14.400
US$      33.400
3 %
US$        44.887
Data disusun berdasarkan data untuk tahun akademik 2009/2010
Perhitungan biaya dapat bervariasi tergantung Universitas, fakultas atau jurusan dan biaya hidup antar berbagai kota dan daerah di negara yang sama. Biaya hidup mencakup biaya akomodasi, transportasi, pakaian dan biaya tak terduga untuk seorang mahasiswa / i.
Kami beri Solusi Dengan Perencanaan keuangan Untuk Biaya pendidikan Dengan Produk Prudential 
Ada beberapa manfaat yang akan anda peroleh :
  • Santunan uang gedung (SD,SMP,SMP,Kuliah)
  • Garansi setoran
  • Apabila orang tua mengalami sakit kritis/meninggal, maka tidak perlu menyetor lagi tiap bulannya. Sebagai gantinya PRUDENTIAL akan mengisikan tabungan sampai anak berusia 25 th)
  • Gratis perawatan untuk kesehatan anak:
  • fasilitas Rawat inap, ICU, Tindakan operasi
  • Investasi dengan Bunga Tinggi
  • Santunan meninggal,…dan aneka manfaat lainnya
Ilustrasi Manfaat PRUlink Assurance Account Syari'ah Untuk Pendidikan 
Ilustrasi :
Nama Peserta     : KHADAFI     Usia : 2 Tahun
Nama Ibu           : Hj. MUKIM (Bukan Perokok)     Usia : 37 Tahun
Pekerjaan           : PNS

Menabung per bulan Rp. 350.000,- selama 10 tahun (sampai dengan usia anak 11 tahun) total Menabung yg dibayar Rp.42juta

Manfaat yang diperoleh :
1.    Tabungan Pendidikan pada :
  • usia anak 12 tahun (masuk SMP) sebesar +/- Rp. 43 juta
  • usia anak 15 tahun (masuk SMU) sebesar +/- Rp. 57 juta 
  • usia anak 18 tahun (masuk PT) sebesar +/- Rp. 80 juta
2.    Santunan Meninggal Dunia / Cacat Tetap dan Total  sebesar Rp. 50.000.000,- (berlaku sejak permohonan asuransi disetujui sd usia peserta 99 thn kurang 1 hari)
3.    Apabila Orang Tua meninggal dunia / cacat total dan permanen / terkena salah satu dari 34 Penyakit Kritis (Jantung, Stroke, Cancer, Gagal Ginjal, dsb), STOP bayar Menabung bulanan (Menabung bulanan dibayar PRUDENTIAL)
4.    Jaminan Biaya Rumah Sakit sampai dengan usia anak 75 tahun, yaitu :

No
Manfaat
Deskripsi
Dalam Rupiah
Rawat Inap
1
Rawat Inap Per Hari
Max 120 hari / tahun
200.000
2
ICU Per Hari
Max 30 hari / tahun
400.000
3
Kunjungan Dokter Umum
per hari
75.000
4
Kunjungan Dokter Spesialis
per hari
150.000
5
Tindakan Operasi
Complex
27.800.000


Major
16.500.000


Intermediate
10.400.000


Minor
5.650.000
6
Biaya Aneka Perawatan RS
Max. per ketidakmampuan
3.900.000
7
Perawatan di rumah oleh Juru Rawat setelah Rawat Inap
Max. 120 hari / tahun
100.000
8
Biaya Ambulan
Max. per ketidakmampuan
200.000
9
Biaya Perawatan sebelum Rawat Inap
30 hari sebelum masuk RS
600.000
10
Biaya Perawatan setelah Rawat Inap
90 hari setelah keluar RS
600.000

Rawat Jalan


1
Rawat Jalan Darurat Kecelakaan
Max. per tahun
2.000.000
2
Perawatan Kanker
Max. per tahun
21.600.000
3
Cuci Darah
Max. per tahun
6.000.000

Batasan Tahunan Keseluruhan

86.000.000
Apabila dalam satu tahun tidak ada claim rumah sakit akan diberikan pengembalian sebesar 56% dari surplus dana tabarru’
Untuk Informasi dan Permohonan Ilustrasi Bisa hubungi :
Ade Sunandar 
Hp. 081313733229 
Kami akan memberikan Ilustrasi yang sesuai dengan kebutuhan anda !!